Lagi-lagi Kecewa dengan DHL!!!

Ternyata kekecewaan dengan DHL terulang kembali, Kejadiannya menimpa 2 paket saya yang ditahan se enaknya sama DHL ID (DHL Indonesia). Selain itu DHL ID mempermainkan saya dan memberikan informasi yang berbeda-beda.

Kronologi kejadian, tanggal 25 Juli 2009 saya mengirimkan barang dari hongkong ke indonesia menggunakan DHL. Barang tersebut sempat tertahan lumayan lama di bea cukai karena proses clearance, saat itu membutuhkan waktu sekitar 4 hari untuk proses clearance ini. Dengan tertahan 4 hari di bea cukai saja saya sudah lumayan rugi karena jadwal tiba melenceng dari waktu yang telah direncanakan.

Tanggal 28 Agustus saya memesan barang lagi dari dari hongkong, pengirim memberitahukan akan mengirimkan paketnya keesokan harinya (tanggal 29). Esok harinya saya mendadak harus pergi ke Jakarta dan diperkirakan akan berada di Jakarta sekitar 7 hingga 10 hari. Sore itu saya coba kontak shipper untuk mengirimkan paketnya ke alamat saya di Jakarta, shipper bilang kalau barangnya sudah dikirimkan tadi siang dan akan coba mengontak DHL HK (DHL Hong Kong) untuk penggantian alamat.

30 menit kemudian masuk SMS dari shipper kalau alamat sudah dirubah ke alamat saya di Jakarta. Esok harinya saya coba track lewat websitenya DHL, ternyata alamat masih ditujukan ke Bandung. Disana saya berfikir kalau penggantian alamat gagal dilakukan, saya coba kontak dhl hongkong dan dhl indonesia untuk memastikan, ternyata alamat memang benar masih ditujukan ke alamat saya di Bandung.

Saat itu saya berfikir ya sudahlah, paling harus capek kembali ke bandung untuk ambil itu paket.

Tanggal 3 Agustus, paketnya tiba di gudang DHL ID di bandung. Ternyata paket pertama dan paket kedua tiba bersamaan. Paketnya tiba bersamaan karena paket yang pertama membutuhkan waktu sekitar 4 hari di bea cukai karena berupa Lartas (Larangan Terbatas), sedangkan paket kedua hanya membutuhkan satu hari karena berupa sparepart yang memang bebas (tidak diawasi).

saat itu juga saya meluncur ke Bandung dan dan duduk manis di depan rumah menunggu mobil box dhl mengirimkan paket-paket saya.

Tanggal 4 Agustus mobil kuning DHL muncul juga di depan rumah, ternyata kurir hanya menenteng satu paket. Saya tanya, kalau paket satu lagi kemana? Kurir menjawab kalau paket yang satu lagi ditahan karena barangnya bermasalah (wtf?)…

Saat itu kurir sempat meminta KTP saya (seumur2 baru kali ini ada kurir minta KTP) kemudian dia bilang kalau paketnya tidak bisa dia berikan karena ada kesalahan penulisan nama, di paket tertulis DORIEL YORICK dari seharusnya DANIEL YORICK, dia bilang saya harus menghubungi DHL langsung untuk menyelesaikan masalah ini.

Saya coba kontak shipper, saya minta untuk klarifikasi ke DHL HK karena dia salah menuliskan nama, shipper bilang kalau mereka tidak salah tulis, yang salah tulis adalah pihak DHL HK. Saat itu juga shipper mengirimkan bukti bill yang dia tulis dan setelah saya cek ejaannya memang benar. Shipper juga sudah tanya ke DHL HK mengenai masalah ini, mereka mengatakan seharusnya tidak ada masalah dengan kesalahan nama, karena disana tercantum nomor telepon dan nomor handphone, nomor tsb bisa dijadikan sebagai alat identifikasi.

Saya coba kontak DHL ID, dan memberitahukan bahwa yang salah adalah menuliskan adalah DHL HK saat proses input data ke komputer. Selain itu saya juga memiliki banyak bukti kalau saya adalah pemilik barang tersebut, invoice, bukti pengiriman uang, copy scan bill yang diberikan shipper, dll.

DHL ID menjawab mereka tetap tidak bisa mengirimkan paketnya sebelum dapat konfirmasi dari DHL HK. Ya okelah, saua pikir minta konfirmasi paling lama 1 jam.

Untuk paket kedua, ternyata ada masalah lagi. Paket ini juga ditahan sama DHL ID dengan alasan ada permintaan dari shipper untuk pindah alamat pengiriman. Saya bilang, yang meminta penggantian alamat adalah saya sendiri. Seperti paket satu lagi, dhl tetap harus melakukan konfirmasi dengan DHL HK.

Yang mambuat saya kecewa adalah DHL yang mempermainkan saya. Ada seseorang dari DHL (Berinisial YZ) yang menghubungi saya dan mengatakan barngnya akan di deliver sore ini jam 2 atau jam 3, saya tunggu sampe malam tidak ada.

Besoknya juga begitu, jawaban selalu berbeda-beda, cs yang ini mengatakan barangnya akan segera di deliver siang ini, yang lainnya mengatakan masih ditahan gara-gara ada permintaan dari shipper, dll.

Yang membuat saya kecewa adalah:

  • DHL mempermainkan saya, Katanya barang akan di deliver saya tunggu-tunggu ternyata tidak ada (berkali-kali, wasted my time!)
  • DHL ID bilang kalau barangnya ditahan oleh shipper. Padahal shipper saat itu sedang online di msn messenger bareng saya membahas masalah ini. Shipper menyatakan tidak pernah menahan barang saya.
  • DHL ID membutuhkan waktu berhari-hari untuk melakukan konfirmasi, sangat aneh di era informasi seperti ini, sepertinya DHL mengirimkan merpati pos untuk melakukan konfirmasi.
  • Saya menghabiskan banyak waktu dan biaya, karena berkali-kali menelepon DHL ID, DHL HK, dan shipper.
  • Bukti-bukti yang saya pegang tidak di anggap tidak berguna, saya memiliki invoice, bukti pengiriman uang, copy bill DHL dari shipper, e-mail pernyataan dari shipper, bahkan ada invoice yang disertakan dalam paket, semunya tidak di jadikan pertimbangan.
  • Saya dipermainkan oleh DHL, katanya ditunggu saja, orang DHL berinisial AZ akan menghubungi saya jam 11, ternyata ngga ada. Jam 12 saya telepon lagi, katanya akan dihubungi jam 2, ngga ada juga. Jam 2 saya hubungi lagi, katanya jam 4, dan begitu seterusnya.
  • Saya dan shipper menghubungi YZ via e-mail, tidak pernah dibalas.
  • Saya menghubungi YZ ke direct number yang dia miliki, tidak pernah diangkat. Kena mailbox berkali (Long Distance Call!!!!)
  • Saya menghubungi DHL ID di nomor bebas pulsa (0800 1 333333), CS bertanya “bapak dari PT apa?” saya bilang kalau saya mengirimkan paket atas nama pribadi. CS bilang “oh, kalo pribadi langsung aja ke nomor direct di Jakarta, nomor ini cuma untuk perusahaan”… (saya sih aneh dengar ucapan spt itu… aneh ga tuh? Seharusnya tulis besar2 dibawah angka2nya, Cuma untuk perusahaan!)
  • Paket kedua yang ditahan, alasannya karena shipper minta pindah alamat pengiriman ke Jakarta. saya bilang, ya sudah kirim aja ke Jakarta, itukan alamat saya juga. DHL bilang harus nunggu konfirmasi dari shipper dulu (Tidak masuk akal¬)
  • Orang DHL ID sempat minta nomor telepon shipper, tapi shipper tidak pernah dihubungi oleh DHL ID (jadi buat apa minta nomor telp?)
  • Saya dan shipper sama-sama dibuat hampir gila oleh perlakuan DHL ini.
  • Karena pengiriman yang lama, dan barang yang dikirim sangat saya butuhkan akhirnya saya membeli barang pengganti disini, barang yang dikirim jadi useless.

Akhirnya tanggal 8 Agustus  barangnya bisa saya ambil setelah saya bilang kalau saya sudah capek, kehabisan banyak waktu dan biaya. Saya juga sudah membeli barang pengganti, jadi saya sudah siap apabila barangnya memang tidak saya dapatkan. Tapi tunggu saja surat keluhan saya di 3 surat pembaca di surat kabar ternama.

Barang pertama (yang salah nama) saya ambil tanggal 8 Agustus di cabang DHL Bandung, diharuskan bayar pajak 500rb. Barang kedua harus dikirim ke alamat saya di Jakarta, kena pajak 607rb dan biaya forward dari Bandung ke Jakara sebesar 66.000. Biaya kedua paket tersebut harus saya bayar di DHL Bandung (aneh ga tuh ?)

Sempat muncul pernyataan dari DHL kalau mereka menahan barang kedua adalah gara-gara mereka bingung siapa yang akan membayar biaya forward dari Bandung ke Jakrta sebesar 66.000, makanya mereka menunggu konfirmasi dari shipper apakah mereka mau membayarnya. Ya elah… 66.000 ??? saya ngga perlu jual rumah buat bayar 66.000…

Akibat masalah ini saya berfikir berkali-kali untuk menggunakan DHL lagi, ternyata benar kata orang-orang, harga itu tidak berbohong…

Tulisan ini diposting di Daniel Yorick Online Hournal, Url aslinya berada di http://blog.yorick.web.id/2009/08/lagi-lagi-kecewa-dengan-dhl.htm


Lagi-lagi Kecewa dengan DHL!!! berada dalam kategori: Kecewa - yorick
Dengan menggunakan

wi3nd at 16:00 on 15 August 2009

a9aian???

9antai layanan antar ajah yo :)

quinie at 17:42 on 15 August 2009

ganti pake fedex ajah pak

Dinda Watson at 19:44 on 15 August 2009

weww… belakangnya…
harga tidak pernah berbohong…

Fiz at 11:13 on 17 August 2009

Gimana kalo via layanan kurir yang lain (UPS dkk). Kalopun lebih mahal yang penting lebih selamat sampai di tujuan.

Jual Kaos Facebook at 23:08 on 17 August 2009

Jangan2 dianggep barang carding bro hehehehe…
Emang DHL murah ya?

Zulhaq at 11:01 on 18 August 2009

pake yang lebih diipercaya dah
kepercayaan adalah kepuasan

zenteguh at 16:47 on 18 August 2009

DHL lagi..DHL lagi…tulis ke surat pembaca di koran aja mas…biar melek itu perusahaan..!!!

AlvienRizki at 19:52 on 18 August 2009

weleh mbulet banget yo mas…

raidehrost at 22:54 on 18 August 2009

wach .. ati2 mas ntar kaya prita lho :D

Qie at 13:46 on 19 August 2009

koq gitu yak, kualitasnya….. bener2 mengecewakan… huuu

KangBoed at 22:48 on 19 August 2009

Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

aziz at 12:54 on 20 August 2009

keren blognya

perigitua at 16:04 on 20 August 2009

haddiirrrr….
sore2 mengunjungi sahabat, tuk memohon maaf dan mengharap kemurahan hati sahabat tuk sekedar memaafkan segala kesalahan yang telah aku perbuat.
Mari kita luruskan niat, sucikan hati, semoga Ramadhan dapat mengantar kita kembali fitri
cu….
note: sorry.., komenx-nya ntar aja ya…..

wi3nd at 14:42 on 21 August 2009

maafin yaaa yo.. ^_^

~noe~ at 16:40 on 21 August 2009

yorick, dari kejadian yang dulu, dirimu juga sudah berpikir-pikir.
sekarang berpikir-pikir lagi.
kapan tindakannya?
atau jangan2 cuma ada DHL Hongkong-Indonesia pp?

aldo at 22:44 on 21 August 2009

gw dah sering denger tuh keluhan DHL, coba yang lain aja mas.

zoel at 00:24 on 26 August 2009

kirain tadi fesbuk… hahahha

zenteguh at 17:50 on 1 September 2009

kill DHL heheh..

ridu at 08:54 on 4 September 2009

wah ngecewain banget yah itu.. semoga pihak dhl cepat-cepat membenahi masalah seperti ini.. wah kalo enggak bisa terulang lagi nih kekecewaan pelanggan

btw mas kapok gak make dhl?

zee at 22:08 on 5 September 2009

urusan kirim2 barang begini emg suka bikin kesel kalo gak beres,.
but klo emg ga puas, bs jd pertimbangan lg tuh utk next shipping …msh mo pake dia ato ga.

Daniel at 16:58 on 6 September 2009

ternyata bukan fedex saja yang mengecewakan, DHL juga…
padahal di luar negri sono, gak ada kejadian ruwet bin ribet seperti ini…
mungkin patut kita teriakkan slogan ini? HANYA DI INDONESIA…

Fonega at 21:36 on 18 September 2009

wah yang sabar ajaaaa :)

KangBoed at 13:56 on 19 September 2009

Terselip khilaf dalam candaku,
Tergores luka dalam tawaku,
Terbelit pilu dalam tingkahku,
Tersinggung rasa dalam bicaraku.
Hari kemenangan telah tiba,
Semoga diampuni salah dan dosa.
Mari bersama bersihkan diri,
sucikan hati di hari Fitri.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
Taqoba lallahu minnaa wa minkum
Shiyamanaa wa shiyamakum
Minal ‘aidin wal faizin
Mohon maaf lahir dan batin
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuullllllllllllllllll

KangBoed at 14:00 on 19 September 2009

Kedaling rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan

My Status
Chat


Chat (Online)